Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Februari 2014

Perkembangan internet memang sudah banyak merubah cara orang berperilaku. Kini Google sudah berfungsi seperti seorang dokter : anda punya keluhan tertentu tinggal cari di google, maka keluarlah artikel-artikel kesehatan yang membahasnya. Menariknya seluruh artikel itu rata-rata menyisipkan beberapa kepentingan bisnis yang ujung-ujungnya mereka menawarkan solusi dari berbagai makanan kesehatan. Ya, artikel sudah dimanfaatkan banyak orang yang bejualan produk kesehatan untuk kepentingan bisnis online.
Bisa jadi itu sah-sah saja sejah tidak terjadi overclaim dari produk yang ditawarkan. Karena intinya yang mereka jual umumnya bukan obat, tapi suplemen food (makanan kesehatan tambahan) yang efek dan reaksinya tidak seperti obat, serta pengujian klinisnya belum seperti obat. Tapi memang pemanfaatkan internet untuk berbisnis makanan kesehatan merupakan sebuah terobosan yang luar biasa menarik.
Lebih lagi memang beberapa produk makanan kesehatan seperti jelly gamat, tidak mudah ditemukan di toko-toko umum, jadi orang cenderung untuk mencari lewat media internet, memesannya, bayar lalu terima barang. Apalagi untuk daerah diluar pulau Jawa dimana distribusi produk memang lebih sulit. Dengan hal seperti ini sebenarnya yang dimanjakan dengan berkembangnya usaha bisnis online adalah para konsumen, karena umumnya mereka pasang harga bersaing, bahkan dengan bonus ini itu jika pembelian dilakukan di tempat mereka.
Lalu bagaimana kita sebagai konsumen menyikapi hal ini? Pertama, anda jangan terlalu gampang terbuai dengan testimoni dan kecanggihan tentang produk tersebut. Baca kandungannya, cari manfaat kandungan tersebut di internet, termasuk efek sampingnya. Kedua, hati-hati produk tiruan. Karena tidak sedikit orang yang berniat menipu lewat sistem online, terlebih jika produknya memang sudah diburu masyarakat.


peluang bisnis mobil bekasApa sih kelebihan peluang usaha jual mobil bekas? Modalnya besar! Loh, kenapa modalnya besar malah dijadikan kelebihan sebuah peluang usaha? Karena kalau bisnis modal kecil maka yang ikut berjibaku bisa banyak orang, saingan meningkat, tapi kalau modalnya agak besar, maka secara tidak langsung memfilter para pelaku bisnisnya. Betul bukan?
Berarti yang dibutuhkan untuk menjalankan peluang usaha jual mobil bekas adalah 2 hal utama : Modal dan kemampuan teknis analisa kendaraan. Berapa modal yang dibutuhkan? Jika anda baru memulai bisa dengan memilih jenis mobil yang harganya dibawah 100 jutaan. Di kelas ini yang banyak laku di pasaran misalnya : suzuki katana, cherry, kijang, panther dll. Mobil-mobil bekas tipe ini perputarannya cepat, karena memang diburu orang. Ingat, banyak orang yang ingin memiliki mobil tapi belum sanggup beli mobil yang baru.
Bagaimana cara mendapatkan mobil bekas untuk dijual lagi? Anda bisa hunting dari koran. Banyak end user yang memang sedang menjual mobilnya lewat iklan dikoran. Inilah yang anda target. Jangan anda memilih mobil yang sudah dijual di showroom yang tentunya akan bermuara pada masalah harga. Mobil dari end user bisa ditekan harganya, apalagi jika anda berburu sedini mungkin sebelum diambil oleh makelar mobil lainnya. Lakukan pengecekan pada kondisi mobil, termasuk pada surat-surat kelengkapan. Nah, di sini memang dibutuhkan kemampuan teknis.
Setelah deal, anda bisa menjualnya lagi dengan banyak cara. Bisa misalnya anda iklankan lagi di koran, atau lewat media promosi peluang usaha di internet. Atau jika anda bisa mengembangkan bisnis semacam showroom mobil, maka peluang usaha ini bisa menjadi bisnis yang luar biasa menguntungkan
Peluang usaha di sektor makanan memang selalu menjanjikan. Tapi kebanyakan orang takut memulai karena bisnis ini mengandung resiko rugi yang lumayan. Misalnya jika anda buka sebuah warung makan, praktis jika tidak ramai, dan makanannya sisa, maka anda akan mulai berhadapan dengan strategi penyimpanan atau bahkan harus dibuang = rugi. Tapi tidak dengan usaha katering. Karena usaha katering umumnya disajikan per order. Orang order dulu, lalu anda melakukan persiapan : mulai dari belanja kebutuhan yang akan dimasak hingga kemudian diolah. Jadi jumlah yang disiapkan, relatif sesuai dengan yang dipesan. Kemungkinan rugi sudah ditekan.
Selebihnya hampir sama : antara buka rumah makan atau katering. Sama-sama harus modal tempat, dan perlengkapan lainnya. Bahkan ada beberapa kelebihan lain yang dimiliki usaha rumahan berbentuk katering :
  1. Tempat usaha tidak harus besar, tidak harus toko. Di rumah sendiri bisa disulap menjadi selter untuk kegiatan usaha rumahan katering
  2. Jenis makanan tidak harus “luar biasa spesial banget”. Maksudnya jika dibandingkan dengan buka rumah makan, taste adalah no. 1, di usaha katering, walau taste juga amat penting, tapi mengatur sirkulasi jenis makanan ternyata menjadi point yang jauh lebih penting menjaga keterikatan kita sebagai pengusaha dengan customer yang menikmati masakan kita
Demikianlah, anda bisa segera berpikir dan merencanakan usaha rumahan katering. Anda bisa mencari tenaga pemasak yang tidak harus punya resep canggih – tapi terpenting bisa masak enak. Maka usaha katering anda bisa berjalan sebagai sebuah peluang usaha yang menjanjikan


bisnis dim sumYang namanya bisnis kuliner tidak akan pernah kekurangan pasar. Kebutuhan fisiologis manusia yang satu ini memang sudah terlilit-lilit dengan berbagai macam ekstensialis, mulai dari cita rasa hingga gaya hidup! Salah satu jenis kuliner yang sukses memadukan hal ini adalah Dim Sum. Jenis kuliner yang – namanya – diimport dari Hongkong ini sudah akrab di lidah masyarakat Nusantara terutama yang diperkotaan. Sehingga saat ini hampir disetiap mall, kita bisa temukan beberapa konter dim sum.
Makanya, merengkuh pasar kuliner dim sum di Indonesia rasanya merupakan salah satu peluang usaha yang patut dicoba. Salah satu master waralaba dim sum yang bisa anda coba adalah dimsummbledos.com. Dengan modal yang tergolong kecil, yaitu start dari 9 juta rupiah, anda sudah bisa menjadi pengusaha dim sum di kota anda. Harga segitu sudah mencakup segala kebutuhan untuk memulai usaha, bahkan hingga sabun pencuci sekalipun!
Yang memang menjadi penting adalah lokasi atau pemilihan tempat usaha. Mall memang menjadi sasaran utama, karena ada nilai gaya hidup yang beriringan dengannya. Atau membuka kedai dim sum khusus dekat areal kampus juga bisa dijadikan alternatif, dikarenakan kaum mudalah yang paling sering menempatkan gaya hidup pada urutan terdepan
Saat ini wirausaha sudah menjadi trend di Indonesia. Kita bisa melihat itu dari banyaknya seminar-seminar dan juga buku-buku tentang kewirausahaan yang semakin laris. Hampir setiap seminar dan buku tentang kewirausahaan membuat para karyawan tergelitik untuk menjadi seorang wirausahawan dan meninggalkan statusnya sebagai karyawan kantoran.

Menjadi seorang pengusaha mungkin terlihat sangat menyenangkan dan tidak terikat lagi dengan rutinitas setiap hari berangkat pagi pulang sore bahkan malam hari. Seorang pengusaha bisa sering bersama dengan keluarganya, mengatur waktu sibuk dan mengatur kapan waktu berlibur. Cukup banyak pengusaha yang sukses dimana awalnya dia adalah seorang karyawan, namun cukup banyak juga calon pengusaha yang terjatuh ketika memulai karier nya sebagai pebisnis.

Teman-teman blogger yang punya keinginan menjadi seorang pengusaha yang sukses harus mengetahui beberapa hal penting yang harus dipersiapkan agar tidak gagal dalam memulai bisnisnya.

Mungkin kelihatannya sangat sulit untuk memulai bisnis ketika Anda masih menjadi seorang karyawan. Tapi hal ini tidak akan lebih mudah bila Anda mulai berbisnis dengan meninggalkan pekerjaan Anda di kantor.

Bila saat ini Anda adalah seorang karyawan, sebaiknya Anda tidak langsung meninggalkan pekerjaan Anda sebagai karyawan. Merintis bisnis ketika Anda masih bekerja di kantor adalah sebuah langkah yang baik karena ketika memulai sebuah usaha Anda akan membutuhkan modal awal dan tentunya terbantu oleh penghasilan Anda sebagai karyawan dan juga kondisi keuangan Anda bisa tetap stabil.

Anda bisa menyisihkan penghasilan sebagai karyawan untuk mengembangkan usaha yang sedang Anda rintis. Pada saat bisnis Anda sudah memberikan keuntungan dan Anda tidak tergantung pada gaji sebagai karyawan, saat itulah Anda bisa meninggalkan pekerjaan lama dan fokus pada usaha yang Anda miliki.
Design by Adsense Maker | Blogger Theme by Lare Glundengan